Pengetahuan tentang gerak semesta raya penting sekali disadari dan dimiliki sepenuhnya karena dia menjadi arti pokok dasar dalam peningkatan peradaban di masa datang. Dia menjadi titik tolak persimpangan antara theisme dan atheisme.
Di satu fihak Al-qur'an memberikan petunjuk bahwa segala sesuatu berlangsung menurut hukum kausalita yang logis dan ini dapat menjadi bahan pemikiran yang membawa orang kepada kesempurnaan dunia akhirat, sedangkan di lain lihak berlaku kegiatan berdasarkan dugaan dengan meraba-raba tanpa alasan dan berujung pada kebatilan dan kecelakaan. Untuk hal itu alangkah baiknya orang sudi memperhatikan maksud ayat 10/35 s/d 10/37 sebagai yang kita muatkan di bawah ini;
![]() |
| Tauhid dan Logika |
"Katakanlah, adakah dari serikat-serikatmu yang memberi petunjuk kepada hal yang logis? Katakanlah, hanya Allah yang memberi petunjuk untuk hal yang logis? Apakah yang memberi petunjuk kepada hal yang logis itu lebih logis untuk di ikuti ataukah yang tidak memberi petunjuk apa-apa malah dialah yang di tunjuki? Maka bagaimana caranya kamu memberi hukum?”
“Dan tidaklah mengikut kebanyakan mereka kecuali pada dugaan bahwa dugaan itu tidaklah membantu pada yang logis sedikit juga, bahwa Allah itu mengetahui apa-apa yang kamu perbuat"
“Dan tidaklah Alquran ini diadakan oleh selain Allah, tetapi dia sesuai dengan apa yang sebelumnya dan menjadi kitab yang menjelaskan tiada keraguan padanya, diturunkan dari Tuhan seluruh manusia"
Daftar No. Pertanyaa:


No comments:
Post a Comment